Cari Blog Ini

Selasa, 07 Januari 2014


MEMBUAT DESAIN SPEAKER MENGGUNAKAN BLENDER

Pada postingan ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara pembuatan sebuah animation video dengan menggunakan BLENDER. postingan ini juga sekalian buat memenuhi tugas softskill dari kelompok :

-Nicholas Bima
-Singgih Prima Dhasa
-Taufik Hidayatullah


Langkah pertama yaitu ketik Shift + A pada keyboard maka akan keluar dialog menu object yang akan kita pilih, terdapat banyak macam-macam pilihan, tetapi kita pilih Mesh, kemudian pilih Cube.





Setelah objek Cube telah dipilih makan akan keluar object yang berbentuk kubus. Kemudian kita perbesar object kubus tersebut sehingga berbentuk sebuah balok dengan menggunakan perintah scale atau ketikS pada keyboard, warna merah untuk sumbu X, warna hijau untuk sumbu Y, dan warna biru untuk sumbu Z. Jika kita akan memperbesar kubus tersebut searah dengan sumbu Z maka ketik S + Z.

Kemudian kita buat object wadah speaker dengan menggunakan object berbentuk silinder. Ketik Shift + A, lalu pilih Mesh dan pilih Cylinder , rubah Vertice tersebut dari 32 menjadi 16.









Setelah itu ketik Tab untuk merubah Object Mode menjadi Edit Mode, kemudian klik kanan pada bagian tengah object tersebut dan ketik X untuk menghapusnya maka akan muncul dialog menu, lalu pilih Verticekemudian enter, maka akan berbentuk seperti gambar dibawah ini.







Lalu setelah itu kita tebalkan object cylinder ini dengan cara masuk keObject Modifiers, kemudian Add Modifier dan pilih Solidify, kemudian rubah ketebalan tersebut dengan mengatur parameter Thickness dan isi0.1000.






Dan untuk memperhalus object tersebut kita keluar dari Edit Mode kembali ke Object Mode, lalu tekan Smooth. Lalu kita buat object tersebut lebih halus lagi dengan menambahkan modifier, dan pilih Subdivision Surface, maka object akan terlihat lebih halus.






Setelah itu kita perkecil object tersebut dengan menarik sumbu-sumbu tersebut hingga object berbentuk lebih kecil.



Kemudian kita tempelkan object cylinder dengan object berbentuk balok yang telah dibuat tadi. Putar object cylinder hingga searah dengan object balok, agar searah kita ketik R + X + 90, 90 disini merupakan derajat yang kita gunakan, maka object cylinder tersebut berhadapan dengan object balok. Lalu tempelkan object cylinder tersebut, kemudian kita duplicate dengan mengetik Shift + D.



Setelah itu kita tambahkan object berbentuk bola, dengan mengetikShift + A, pilih Mesh dan pilih UV Sphere, kemudian perhalus object dengan mengklik Smooth. Perkecil object tersebut dengan menggunakan scale, lalu duplicate object tersebut dengan mengetikShift + D, tempatkan di tengah-tengah object cylinder yang telah dibuat tadi agar lebih nampak seperti speaker.



Langkah selanjutnya yaitu kita duplikasi object speaker tersebut dengan menekan shift dan mengklik masing-masing object lalu ketikShift + D pada keyboard maka object tersebut menjadi 2 buah.



Setelah kita menduplikasi object speaker, selanjutnya kita buat object baru untuk membuat sebuah amplifier. Ketik Shift + A , lalu pilih Mesh dan kemudian pilih Cube. Kita perkecil object kubus tersebut sehingga berbentuk sebuah balok dengan menggunakan perintah scale atau ketikS pada keyboard, warna merah untuk sumbu X, warna hijau untuk sumbu Y, dan warna biru untuk sumbu Z, dan tempatkan object tersebut berada ditengah-tengah 2 (dua) buah speaker yang telah dibuat.



Kemudian kita buat object kubus pada amplifier untuk wadah tombol-tombol dalam amplifier dengan menggunakan object cube. Kita perkecil objek tersebut, kemudian tempatkan object kubus tersebut di object amplifier yang telah kita buat tadi.



Langkah selanjutnya yang kita buat yaitu membuat tombol-tombol yang ada pada amplifier, seperti tombol volume, bass, subwover, dan power. Masing-masing object kita buat dengan menggunakan object cylinder, caranya yaitu ketik Shift + A, pilih Mesh kemudian pilih Cylinder. Perkecil object tersebut sehingga berbentukseperti tombol, kemudian tempelkan object tersebut pada object wadah dalam amplifier yang tadi telah kita buat, maka seperti gambar dibawah ini. Agar object terlihat lebih menarik makan kita atur lagi object tersebut dengan masuk ke Edit Mode, kemudian tekan Ctrl + R untuk menambah segmen pada object, kemudian tekan S dan tarik mouse, seperti gambar dibawah ini.






Lalu setelah itu kita atur object speaker agar lebih menarik dengan masuk ke Edit Mode atau dengan menekan Tab pada keyboard, kemudian tekanCtrl + R untuk menambahkan segmen pada object, tekan S kemudian tarik dengan mouse sehingga object berbentuk seperti yang kita inginkan.



Langkah selanjutnya yaitu Texturing pada blender. Kita akan beri texture pada object yang telah kita buat, yaitu object speaker dan object amplifier. Disini kita akan memulai texturing pada object speaker terlebih dahulu. Setelah itu kita akan membuat lembar kerja kita menjadi 2 buah tampilan, arahkan kursor ke arah kiri bawah lembar kerja hingga muncul tanda tambah lalu tarik ke atas maka akan tercipta lah 2 buah lembar kerja.



Setelah itu kita lihat untuk lembar kerja bagian bawah kita akan ubah beberapa yaitu ada icon seperti kotak kecil kubus dibagian bawah disebelah View , kita pilih UV/Image Editor. Sebelumnya kita ubah Object Mode menjadi Edit Mode atau dengan menekan Tab, kemudian klik kanan + shift sudut-sudut object sehingga seluruh object speaker menjadi seperti diblock, tujuannya adalah agar gambar yang diambil dapat ditampilkan pada object dalam texture mode.



Tampilan setelah kita pilih UV/Image Editor.



Kemudian kita pilih gambar yang akan dijadikan texture pada object tersebut, dengan menekan Image yang terdapat pada lembar kerja bagian bawah, lalu pilih Open Image dan pilih gambar yang kita inginkan.



Tampilan setelah kita memilih gambar yang kita inginkan.



Setelah itu kita sebagai langkah awal kita akan berikan perintah dengan menekan tombol U pada keyboard, maka akan muncul dialog lalu pilih Unwrap. Kemudian kita pilih Face Select yang terdapat dibagian deretan object mode. Lalu untuk memunculkan texture tersebut kita pilih icon yang terdapat disebelah Object Mode, pilih Texture. Setelah itu lihat lembar kerja kita dibagian atas yaitu kita harus ubah dari Edit Mode menjadi Object Mode.



Namun pada langkah ini belum selesai, ketika kita render maka texture yang tadi kita masukkan tidak dapat terlihat di dalam hasil render tersebut, kita perlu membuat sentuhan manis terlebih dahulu, kita pilih Material kemudian klik Add New, setelah itu lihat bagian bawah terdapat Face Texture & Face Texture Alpha, beri centang keduanya, kemudian kita lihat hasilnya ketika dirender.





Untuk object speaker kedua dan object amplifier kita lakukan hal yang sama dalam pembuatan texture yang telah kita buat tadi, untuk object speaker kedua tidak perlu melakukan texturing lagi, kita hanya perlu menduplikasi object tersebut dengan menekan shift lalu klik masing-masing object yang terdapat pada object speaker, kemudian kita tekanShift + D untuk duplikasi object tersebut. Setelah itu baru kita lakukan texturing pada object amplifier.



Setelah semua object selesai di texturing, langkah selanjutnya yaitu rendering, pada proses rendering tampilan object masih terlalu gelap, maka dari itu kita tambahkan 2 buah lamp dan tempatkan dibagian depan dan belakang object agar object lebih terlihat, seperti gambar dibawah ini.



Selanjutnya yaitu kita buat object meja, object meja yang kita buat dengan menggunakan object kubus atau Cube.



Setelah itu kita perkecil object kubus tersebut sehingga berbentuk sebuah balok dengan menggunakan perintah scale atau ketik S pada keyboard, warna merah untuk sumbu X, warna hijau untuk sumbu Y, dan warna biru untuk sumbu Z. Jika kita akan memperbesar kubus tersebut searah dengan sumbu Z maka ketik S + Z. Kemudian kita masuk ke Edit Mode dan pilih Face Select.






Kemudian kita select bagian atas object, tekan E pada keyboard lalu tarik keatas dengan menggunakan mouse. Setelah itu kita Add Modifier, pilihMirror untuk menduplikasi object agar object tetap balance dalam perpindahannya, lalu kita atur axis object tersebut untuk perpindahan, kita uncheck pada x lalu kita ceklis pada y, kemudian pindahkan object dengan menekan G pada keyboard, maka object akan menjadi 2 buah.












Selanjutnya tarik sisi object sehingga berbentuk memanjang, kita Add Modifier lagi dan pilih Mirror, kemudian tekan G dan pindahkan object sehingga object menjadi 2 buah. Setelah itu kita tekan Ctrl + R, arahkan ke tengah object, kemudian tekan Face Select, tekan E dan tarik object hingga menyatu. Kita tambahkan object lagi sebagai kaca di meja tersebut, tekan Shift + A, klik Mesh dan pilih Plane. Atur object tersebut, lalu tempatkan object plane diatas object meja tadi. Pada object plane kita pilih Material, kemudian beri ceklis pada Transparency dan Mirror, padaAlpha di Transparency kita beri angka 0.500, dan pada Reflectivity di Mirror kita beri 0.500, pengaturan ini untuk membuat object tampak seperti kaca. Lalu kita beri texture pada object meja, beri texture kayu.









Langkah selanjutnya yang kita buat yaitu membuat text, kita akan membuat text 3D dan akan membentuk sebagai nama dari object speaker. Langkah pertama yaitu tekan Shift + A pada keyboard, kemudian pilihText. Kita rotate text tersebut dengan menekan R + X + 90, setelah itu tekan lagi R + Z + 90, maka posisi text akan searah dengan kamera. Setelah itu kita atur ketebalan text untuk membuat text menjadi 3D, yaitu dengan pengaturan text, setelah itu pada Extrude kita beri angka 0.050, maka text akan menjadi bentuk 3D seperti gambar dibawah ini.






Langkah selanjutnya yaitu kita tambahkan Lamp Spot Light pada object. Tekan Shift + A, pilih Lamp dan pilih Spot. Kemudian perkecil Lamp tersebut dan tempatkan Lamp tepat diatas object.






Kemudian kita atur letak Lamp tersebut, selanjutnya kita render, maka tampak seperti gambar dibawah ini.



Langkah selanjutnya yaitu kita buat object dinding, object dinding yang kita buat dengan menggunakan object plane. Kita perbesar object plane tersebut, kemudian kita rotate objek tersebut dengan menekan R + Y + 90, maka object plane berdiri tegak menghadap kamera, selanjutnya buat object dinding untuk membuat sisi kanan dan sisi kiri dinding, duplikasi object dinding, kemudian lakukan rotate dengan menekan R + Z + 90 , maka object akan berdiri dan posisi nya menghadap ke samping object, duplikasi object tersebut kemudian tempatkan di sisi kanan, seperti gambar dibawah ini.



Setelah itu kita beri material pada objek dinding. Pilih Material, lalu padaDiffuse kita beri warna yang kita inginkan.



Setelah objek dinding selesai, langkah selanjutnya kita buat objek tambahan yaitu rak buku dan buku. Pertama, kita akan membuat rak buku terlebih dahulu. Klik Add, pilih Mesh, lalu pilih Cube. Perkecil object tersebut, buatlah seperti balok yang memanjang ke atas.



Kemudian kita bentuk object tersebut sehingga berbentuk rak buku, masuk pada Edit Mode, tekan Ctrl + R untuk menambah segmen pada object, tempatkan di setiap sisi object, sisi atas, sisi bawah, sisi kanan, dan sisi kiri. Setelah itu bagi object menjadi 3 bagian dengan menambah segmen lagi, lalu beri Face Select. Pada masing-masing titik bagian kitaExtrude ke dalam, dengan cara tekan E pada keyboard kemudian tekan ke dalam dengan menggunakan mouse. Setelah itu kita kembali ke Object Mode agar object terlihat lebih halus, dan kita beri material warna pada object.












Selanjutnya kita buat object buku, pilih object Cube. Perkecil object tersebut dan tempatkan didalam rak buku yang telah dibuat tadi. Duplikasi buku tersebut hingga menjadi beberapa object, kemudian kita beri material pewarnaan sesuai yang kita inginkan, lalu kita klik Smooth yang terletak di sisi kiri lembar kerja agar object lebih terlihat halus.



Setelah itu kita akan membuat object tambahan selanjutnya, yaitu AC. Pilih object Cube, kemudian perkecil object sehingga berbentuk balok. Masuk ke Edit Mode, tekan Ctrl + R untuk memberi segmen dan memberi bentuk pada object. Setelah selesai tempatkan object AC di dinding bagian atas, lalu beri material warna yang kita inginkan.



Setelah semua object telah saya buat dan untuk melihat hasilnya yaitu lakukan
rendering, dengan menekan F12 pada keyboard, maka tampilan project yang telah saya buat seperti gambar dibawah ini.

Rabu, 06 November 2013

Desain Pemodelan Grafik


Desain dalam sebuah kamus bahasa Indonesia berarti : kerangka bentuk, dan sebuah rancangan. Ketika saya mendengarkan kata tersebut secara tidak langsung saya berpikiran bahwa ini adalah sebuah kegiatan untuk membentuk sebuah benda baik itu benda yang bergerak ataupun hanya sebuah animasi yang merupakan salah satu dari bagian desain grafik yang saya tau.

Pemodelan sendiri adalah kata yang sudah diberi imbuhan, adapun kata asalnya adalah model yang merupakan sebuah acuan ataupun contoh, jadi dalam hal ini pemodelan jika tidak salah adalah sebuah permisalan atau simulasi dari sebuah proses.
Grafik atau grafika adalah sebuah langkah pewujudan dari gambar ataupun objek kepada khalayak ramai. Jadi jika diperhatikan dan disimpulkan dari pengertian masing-masing diatas saya dapat menarik kata bahwa ilmu Desain Pemodelan Grafik adalah sebuah ilmu yang di dalamnya mempelajari bagaimana kita mengolah sebuah bentuk ataupun objek yang bisa di tampilkan kepada khalayak ramai dengan bantuan software-software tertentu yang berhubungan dengan desain grafis pastinya.

Perkembangan grafis komputer, atau biasa disebut CG, telah membuat kita dapat berinteraksi dengan mudah dengan komputer , dan lebih baik untuk memahami dan menafsirkan berbagai jenis data. . Perkembangan komputer grafis memiliki dampak yang besar pada banyak jenis media dan telah merevolusi industri dibidang animasi dan video game. Istilah komputer grafis telah digunakan dalam arti luas untuk menggambarkan “segala sesuatu pada komputer yang bukan berupa teks atau suara”. Biasanya istilah 

komputer grafik banyak digunakan pada beberapa hal:
  • Representasi dan manipulasi data citra oleh komputer
  • berbagai teknologi yang digunakan untuk membuat dan memanipulasi gambar pada gambar yang dihasilkan
  • sub-bidang ilmu komputer yang mempelajari metode untuk mensintesis digital dan memanipulasi konten visual

        Saat ini, komputer grafis mengahsilkan segala sesuatu yang banyak berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan kita sehari-hari.. Citra komputer grafik dapat ditemukan di televisi, di koran, film dsb. Seperti misalnya dalam laporan cuaca  atau dalam semua jenis penyelidikan medis dan prosedur operasi.  Grafis yang dibuat dengan baik dapat mepresentasikan hal yang terlihat sulit menjadi suatu hal yang mudah dan dapat dipahami. Grafik juga dapat digunakan dalam media seperti laporan, thesis,serta tugas-tugas makalah. Untuk mendukung perkembangan ini telah banyak perangkat lunak yang diciptakan untuk mendukung kinerja dari komputer grafis atau CG. Perangkat-perankat lunak tersebut dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu: untuk 2D, 3D, dan animasi grafis. Karena teknologi berkembang pesat kebanyakan digunakan adalah perangkat 3D ,tetapi tidak sedikit yang masih menggunakan perangkat komputer grafis  2D. Oleh karena itu Komputer Grafis telah muncul sebagai sub-bidang  ilmu komputer yang mempelajari metode untuk mensintesis digital dan memanipulasi konten visual.

Berikut adalah kegiatan yang berkaitan dengan grafik komputer:
  1. Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D.
  2. Rendering                  : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
  3. Animasi                     : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behaviour objek bergantung waktu.

Adapun software yang sangat erat hubungannya dengan Desain Pemodelan Grafik ada beberapa macam yang saya ketahui seperti :
        Semua software berikut akan membantu kita untuk mengedit ataupun menggabungkan dan mungkin juga memperbagus objek yang kita punya sehingga menghasilkan gambar yang indah bagi yang melihatnya, atau bisa juga mengabungkan video-video yang terpisah menjadi 1 bagian yang panjang.

* Adobe Photoshop
* Adobe Illustrator
* Adobe Indesign
* Cinema 4D
* Coreldraw
* GIMP
* Inkscape
* Adobe Freehand
* Adobe image ready
* Audiovisual
* Adobe After Effect
* Adobe Premier
* Ulead Video Studio
* Rendering 3 Dimensi
* 3D StudioMax


Referensi:

Selasa, 22 Oktober 2013

Sintaks DML di Mysql

      DML (Data Manipulation Languange) adalah perintah perintah yang digunakan untuk mengedit data yang ada didalam tabel tanpa merubah struktur tabelnya.

Membuat database dan table baru (DDL)

Create database rumah_sakit;
Fungsinya untuk membuat database baru dengan nama rumah_sakit

Use rumah_sakit;
masuk ke database rumah_sakit

Create table data_pasien(nama varchar(20), no_pasien varchar(4), lama_rawat int(2), biaya int(8));  
Fungsinya untuk membuat tabel dengan nama “data_pasien”dan nama field “nama” bertipe data 20 karakter, “no_pasien 4karakter”, “lama_rawat” bertipe integer, dan “biaya” tipe data integer.

alter table data_pasien add primary key no_pasien;
Menambahkan primary key ke field “no_pasien”. Kegunaan primary key adalah data yang diinput tidak boleh ada yang sama
berikut output jika tabel sudah jadi


 Sekarang kita masukkan isi data dengan perintah sebagai berikut

insert into –> perintah untuk menambah data
data_pasien –> nama table yang akan ditambahkan datanya

values(“topik”,”0001”,3,40000) –> data yang dimasukkan ke dalam table data_pasien (sesuai dengan urutan kolom yang telah disebutkan sebelumnya)


Menampilkan semua data yang sudah diinput

Select * -> menampilkan semua data
From data_pasien -> nama tabel yang akan ditampilkan



Menambah field dengan nama “kelas” lalu mengisinya sesuai dengan biaya
Alter table data_pasien add kelas varchar(5) after biaya;
Alter table data_pasien -> mengubah tabel data_pasien
add kelas varchar(5)-> Menambah field dengan nama “kelas” bertipe karakter
after biaya -> posisi berada disamping setelah field “biaya”



Update data_pasien set kelas=”VIP” where biaya>=50000;
Update data_pasien -> memperbarui tabel data_pasien
Set kelas=”VIP” -> mengisi field “kelas” dengan isi data “VIP”
Where biaya>=50000 -> kondisi jika terpenuhi maka akan menampilkan isi data VIP



Menampilkan data dengan yang sudah disortir dan yang mengandung huruf tertentu
Select nama from data_pasien order by nama asc;
Select nama -> menampilkan field nama
From data_pasien -> nama tabel yang akan ditampilkan
Order by nama asc -> mensortir dengan ascending dari field nama

 


Menampilkan data dengan kondisi persyaratan string
Select nama from data_pasien where nama like “%i%”;
Select nama -> menampilkan isi dari field nama
From data_pasien -> tabel yang akan ditampilkan
Where nama like “%i%” -> kondisi dimana isi data yang mengandung string “i” akan ditampilkan

Jumat, 11 Oktober 2013

Membuat database dengan mysql
via command prompt

                Apakah kalian pernah membuat database dengan media mysql? Pastinya pernah kan, karena DBMS yang satu ini memang terkenal performanya dalam mengatasi jumlah data yang banyak. Tetapi mungkin kalian membuatnya lewat mode GUI (Graphic  User Interface) lewat browser yang kalian gunakan, memang cara ini sangat mudah dilakukan karena Mysql sendiri memberi tampilan yang mudah digunakan walaupun untuk pemula sekalipun. Tetapi tahukah kalian kalau kita dapat membuat database lewat command prompt atau sering kita kenal CMD?
                Tidak jarang kalau sobat sekalian pernah punya masalah dengan kinerja kerja komputer yang lambat karena harus membuka browser. Ya, tidak heran karena browser versi sekarang memang memakan ram lebih banyak walaupun baru membuka tampilan awal. Saya akan memberikan tips untuk membuat database lewat CMD karena seperti yang sobat ketahui kalau CMD adalah pusat perintah yang paling handal pada OS Windows. Berikut caranya yang akan saya berikan…

1.      1. Tentunya kita harus punya software mysql dulu sebelum membuat database, software ini bisa sobat cari di google. Karena bersifat opensource artinya gratis tanpa butuh crack atau serial number lagi, saya sarankan untuk mendownload xammp karena didalamnya sudah terdapat mysql dan program lainnya yang mendukung untuk pembuatan database.

2.       2. Jika sudah sobat download dan diinstall lalu jalankan program xamppnya, lalu kita aktifkan mysql dengan menekan tombol start sampai ada tulisan “running”.
2
 3. Setelah mysql sudah aktif lalu kita buka command prompt  Start>accessories>command promt, atau dengan menekan tombol windows+R lalu ketikkan “CMD” (tanpa tanda kutip). Maka windows dengan background hitam akan muncul.

4. Pada saat masuk cmd biasanya kita akan berada pada direktori C:\users\namaanda, nah kita pindah ke direktori mysql dengan mengetik perintah “cd C:\xampp\mysql\bin” (tanpa tanda petik). Bila sudah kita masukkan perintah maka aka nada tampilan seperti berikut…

  Nah itu artinya kita sudah siap untuk membuat database baru..

 5. Sebelum saya melanjutkan tutorial ini saya akan memberikan penjelasan mengenai perintah dasar yang akan kita gunakan pada tutorial ini
-          CREATE DATABASE Nama_database; >> Membuat database baru
-          SHOW DATABASES; >> Menampilakan semua database
-          DROP DATABASE;  >> menghapus database
-          USE nama_database; >> berpindah ke database yang akan diedit
-          CREATE TABLE nama_tabel; >> membuat tabel baru
-          DROP TABLE nama_tabel; >> menghapus tabel
-          DESC nama_tabel; >> melihat strktur tabel
-          ALTER TABLE nama_tabel CHANGE nama_field nama_field_baru type_data; merubah nama field pada tabel
-          ADD PRIMARY KEY >> menambah primary key pada field

 6. Nah berikutnya kita siap membuat database baru, buat database dengan nama gunadarma dengan perintah “create database gunadarma”, maka akan ada tulisan query ok. Itu artinya database kita sudah berhasil dibuat, untuk mengeceknya kita masukkan perintah “show databases” maka akan muncul semua database termasuk yang sudah kita buat.

 7. Kemudian kita masuk ke database gunadarma untuk membuat tabel baru, masukkan perintah “use gunadarma” dan buat tabel baru dengan nama mhs yang berisi field nama 30karakter, npm 8karakter, dan alamat 15karakter. Lihat gambar berikut

 8. Nah kita sudah berhasil membuat tabel baru, jika ingin mengubah nama field sobat bisa menggunakan perintah seperti berikut maka nama field baru akan tampil.


9.       Sekarang berikan primary key, apa itu primary key? Ini adalah sebuah field yang berfungsi sebagai ciri khas yang unik yang berguna untuk membedakan data satu antara yang lainnya, dan memudahkan kita untuk melakukan pencarian jika data kita sudah banyak. Mungkin akan saya akan jelaskan di pertemuan berikutnya. Berikut contoh menambah primary key.

10.   Terakhir kita coba hapus semua tabel dan databasenya, lho kok dihapus? Ya kan kita disini hanya belajar saja hehehe….
Oke sudah tau kan perintah untuk menghapus, ya DROP TABLE atau DROP DATABASE. Kita bisa menghapus tabel dulu kemudian databasenya, atau juga bisa langsung menghapus databasenya. Tapi sekarang kita coba hapus dari tabel lalu databasenya. Perintahnya seperti digambar

                 Sekian tutorial dari saya, nantikan tutorial selanjutnya :D
Chrome Pointer